Pengambilan Sampel Bakteri dan Kimia Pada Air Embung Yang Terdampak Abu Erupsi Gunung Agung

Pengambilan Sampel Bakteri dan Kimia Pada Air Embung Yang Terdampak Abu Erupsi Gunung Agung

By |2019-09-01T19:10:50+07:00Juli 8th, 2019|Berita, Galeri Foto|

Dampak abu vulkanik  yang dimuntahan oleh Gunung Agung saat erupsi selain  dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan iritasi juga dapat berdampak terhadap kualitas air. Untuk itu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karangsem untuk mengecek kualitas air embung pasca erupsi Gunung Agung. Pengambilan sampel air tersebut dilakukan oleh dinas kesehatan bersama uptd laboratorium didampingi oleh sanitarian puskesmas yang mewilayahi lokasi embung tersebut

Embung merupakan tempat penampungan air di musim hujan yang dapat digunakan untuk sumber irigasi di saat musim kemarau pada lahan pertanian. Saat musim hujan air hujan akan ditampung di waduk yang berukuran kecil dan akan didistribusikan saat musim kemarau ke lahan pertanian maupun digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Pengambilan sampel dilakukan di 5 titik embung yaitu embung yeh kori desa jungutan, embung nangka di desa bhuana giri, embung batu dawa 1 dan 2 di desa tulamben dan embung temukus di desa besakih.

 

Leave A Comment

PSC 119 
KARANGASEM

Layanan Cepat Tanggap Darurat Kesehatan.
TELPON 119
close-link
PSC 199